Thursday, December 27, 2018

Evaluasi Materi Struktur dan Model Atom

       Soal Latihan, kunci jawaban 
PILIHAN GANDA

  1. Pokok teori atom Thomson dititikberatkan pada . . . .
A.    Atom terdiri dari elektron – elektron
B.    Elektron sebagai penyusun utama atom
C.    Atom sebagai bola masif yang hanya berisi elektron
D.   Atom sebagai bola masif bermuatan positif yang di dalamnya tersebar elektron sehingga  keseluruhannya bersifat netral
E.     Proton dan elektron adalah bagian penyusun atom yang keduanya saling meniadakan.

Pembahasan :
Teori atom Thomson: Atom terdiri dari inti bermuatan positif dan elektron yang menyebar rata di permuakaan atom. Model atom thomson dikenal juga dengan model atom roti kismis.
Jawaban : D

  1. Teori yang menjadi dasar munculnya teori atom modern adalah . . . .
A.    Spektrum atom hidrogen
B.     Tabung sinar katode
C.     Penghamburan sinar alfa
D.    Adanya sinar saluran
E.     Mekanika gelombang

Pembahasan :
Dasar munculnya teori atom modern adalah adanya teori mekanika gelombang yang dikemukakan oleh Heisenberg, Shcrodinger dan de Broglie.
Jawaban : E

  1. Kelemahan teori atom Rutherford adalah tidak adanya penjelasan . . . . .
A.    Partikel penyusun inti atom
B.     Massa atom yang berpusat pada inti
C.     Elektron yang bergerak mengitari inti pada jarak tertentu
D.    Inti atom bermuatan positif
E.     Elektron yang memiliki energi yang tetap

Pembahasan :
Elektron yang tidak melepas dan menyerap energi dijelaskan oleh teori atom Bohr
Jawaban : E

Soal Simulasi Kimia kelas X



1.      Jika reaksi antara 6,0 gram etana, C2H6 dengan 7,1 gram gas klorida akan menghasikan eti klorida, maka persen rendemen etil klorida adalah…(Ar C =12, H= 1, Cl)
a.       40                   c. 60                e. 80
b.      50                   d. 70

2.      Pada reaksi : N2O4 (g) à 2NO2 (g), jika konsentrasi pereaksi diperbesar 2 kali  maka kecepatan reaksi akan menjadi  8 kali semula. Bila hanya konsentrasi N2O4 yang diperbesar  2 kali, kecepatan reaksi akan menjadi 2 kali semula. Orde reaksi  dari NO2 adalah…
a.       1/2                  c. 1                  e. 3                 
b.      0                     d. 2

3.      Jika:
CH2 = CH2 + H2à CH3CH2OH
Maka reaksi di atas digolongkan dalam kategori reaksi
a.       Protonasi         c. substitusi      e. solvasi
b.      Hidrolisis        d. adisi

4.      Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu -5°C perlu ditambahkan garam NaCl. Jika diketahui  Kf air = 1,86 °C/m dan Ar H =1, O =16, Na =23, Cl =35,5, maka pernyataan berikut yang benar, kecuali…
a.       Diperlukan NaCl lebih dari 786 gram             d. NaCl dapat terionisasi sempurna dalam air
b.      Larutan NaCl adalah elektrolit kuat                e. dalam air terdapat ikatan hidrogen
c.       Bentuk molekul air adalah tetrahedral

5.      Ion kompleks [Cr(H2O)4Cl2]+ mempunyai geometri molekul oktahedral
SEBAB
Ion kompleks tersebut mempunyai isomer geometri c is dan trans

6.      Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektroda platini, ternyata dihasilkan 1,08 g logam L. Larutan hasil elektrolisis dapat dinetralkan oleh 50 mL larutan Ca(OH)2 0,1 M. Massa atom relative L adalah…
a.       32                   c. 108              e. 216
b.      64                   d. 156

7.      Gas asetelin (Mr = 26) sebagai gas penerangan dapat diperoleh dari reaksi:
CaC2 (s) + 2H2O (l) à Ca(OH)2 (aq) + C2H2 (g)
Jika penerangan 1 jam membutuhkan 112 L gas asetelin pada STP, maka CaC2 (Mr =64) yang diperlukan untuk penerangan selama 4 jam adalah…
a.       0,32 kg                       c. 0,96 kg                     e. 2,56 kg
b.      0,64 kg                       d. 1,28 kg

8.      Atom dengan konfigurasi elektron (Ar) 4s23d104p2, bersifat…
a.       Inert                            c. konduktor                e. semilogam
b.      Diamagnetic                d. non logam

9.      Atom Cl (Z = 17) dapat berikatan dengan F (Z =9) membentuk ClF3. Pernyataan yang benar untuk ClF3 adalah…
1.       Bersifat kovalen polar
2.       Memiliki geometri berbentuk polar
3.       Mempunyai interaksi dipol-dipol antar molekul
4.       Memiliki sepasang elektron bebas pada atom pusatnya

10.  Logam vanadium dihasilkan dengan cara mereaksikan vanadium pentoksida dengan kalsium pada suhu tinggi. Eaksi yang terjadi (belum setara)
Ca + V2O5 à CaO + V
Jika 91 g V2O5 (Mr = 182) bereaksi dengan 120 g Ca (Ar = 40), maka jumlah logam vanadium (Ar = 51) yang dihasilkabn adalah…
a.       25,5 g             c. 76,5 g           e. 122,5 g
b.      51 g                d. 102,0 g

11.  Ke dalam bejana 1 L dimasukkan 0,2 mol gas NH3 dimana pada suhu tertentu terurai dan setimbang menjadi gas N2 dan H2. Dalam keadaan setimbang perbandingan volume NH3, N2 dan H2 = 2 : 3 : 6, semua gas diukur pada TP yang sama. Besarnya derajat disosiasi NH3 adalah…
a.       33,33%           c. 66,67%        e. 75,0%
b.      60,0 %                        d. 67,66%

Teori dan Model Atom

Teori atom Dalton
Menjelang akhir abad ke-18, dua kaidah tentang reaksi kimia muncul tanpa mengacu pada gagasan teori atom. Pertama adalah hukum kekekalan massa, yang dirumuskan oleh Antoine Lavoisier pada tahun 1789, yang menyatakan bahwa total massa dalam reaksi kimia adalah tetap (yaitu, reaktan memiliki massa yang sama dengan produk). Kaidah kedua adalah hukum perbandingan tetap. Kaidah ini pertama kali dibuktikan oleh kimiawan Perancis Joseph Louis Proust pada tahun 1799. Hukum ini menyatakan bahwa jika suatu senyawa dipecah menjadi unsur penyusunnya, maka massa konstituen akan selalu memiliki perbandingan yang sama, terlepas dari kuantitas atau sumber substansi aslinya.

Teori atom Thomson
Pada tahun 1897 J. J. Thompson menemukan partikel sub-atomik pertama yang dikenal adalah elektron. Sehubungan dengan penemuan J.J Thomson menyangkal teori yang dikemukakan oleh Dalton. Berdasarkan penemuannya tersebut, kemudian Thompson mengajukan teori atom baru yang dikenal dengan sebutan model atom Thompson. Thomson adalah orang pertama yang membayangkan bentuk atom ditinjau dari sudut kelistrikan. Model atom Thompson dianalogkan seperti sebuah roti kismis, di mana atom terdiri atas materi bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron bagaikan kismis dalam roti kismis. Karena muatan positif dan negatif bercampur jadi satu dengan jumlah yang sama, maka secara keseluruhan atom menurut Thompson bersifat netral. Bagian positif dari atom Thompson berdiameter 10-10 m (1 A).
Menurut Thomson atom itu terdiri atas muatan positif yang merata diseluruh atom, muatan ini di-netral-kan oleh muatan negatif yang tersebar merata pula diseluruh atom. Model ini tidak dikembangkan karena tidak sesuai dengan hasil percobaan Rutherford.

Struktur Atom

NOMOR ATOM DAN NOMOR MASSA


Suatu atom memiliki sifat dan massa yang khas satu sama lain. Dengan penemuan partikel penyusun atom dikenal istilah nomor atom (Z) dan nomor massa (A).

1.
Nomor Atom (Z)
Jumlah proton dalam suatu atom disebut nomor atom yang diberikan lambang Z. Nomor atom ini merupakan ciri khas suatu unsur, karena atom bersifat netral maka jumlah proton sama dengan jumlah elektronnya. Sehingga nomor atom juga menunjukan jumlah elektron.
Elektron inilah yang nantinya paling menentukan sifat suatu unsur. Nomor atom ditulis agak ke bawah sebelum lambang unsur. Atom oksigen mempunyai 8 proton dan 8 elektron sehingga nomor atomnya 8.

Pada saat menerima atau melepas elektron ke atom lain, nomor atom, jumlah proton, dan jumlah neutron akan tetap, sedangkan jumlah elektronnya berubah. Nomor massa atom (A)  menunjukkan jumlah proton dan neutron yang terdapat dalam inti atom. Pada saat atom melepas elektron maka atom akan bermuatan positif, jumlah mutan atom tersebut sesuai dengan jumlah elektron yang terlepas. Sedangkan ketika atom tersebut menerima elektron maka atom tersebut akan bermuatan negatif, dan jumlah muatan negatif sama dengan jumlah elektron yang diterima.

Hakikat Ilmu Kimia

A.    Hakikat dan Karakteristik Ilmu Kimia
1.      Pengertian Hakikat Ilmu Kimia
Hakikat ilmu kimia adalah bahwa benda itu bisa mengalami perubahan bentuk, maupun susunan partikelnya menjadi bentuk yang lain sehingga terjadi perubahan letak susunan, ini memengaruhi sifat-sifat yang berbeda dengan wujud semula.
2.      Karakteristik Ilmu Kimia
§  Ilmu kimia bersifat abstrak
Kimia bersifat abstrak secara nyata dapat dilihat dari adanya pengertin atom, molekul dan ion yang merupakan materi dasar yang tidak nampak.
§  Ilmu kimia merupakan penyederhanaan dari yang sebenarnya
Kebanyakan objek yang ada di dunia ini merupakan campuran zat-zat kimia yang kompleks dan rumit.
§  Ilmu kima berkembang dengan cepat
Ruang lingkup kimia sangat luas meliputi pembahasan tentang materi, wujud, sifat dan perubahan materi serta energi.

§  Ilmu kimia meliputi konsep-konsep dan aturan-aturan kimia
Materi selengkapnya dapat di Download  pada laman ini.